Pemkab Berau Sambut Kepulangan 156 Jamaah Haji
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menyambut kepulangan 156 jamaah haji asal Berau yang tiba di Bandara Kalimarau pada Senin (23/6/2025), setelah menunaikan ibadah haji selama tujuh minggu di Tanah Suci.
Penyambutan dilakukan
oleh Asisten III Administrasi Umum Setda Berau, Maulidiyah, yang mewakili
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas. Dalam sambutannya, Maulidiyah menyampaikan rasa
syukur atas kembalinya para jamaah dalam kondisi sehat dan selamat.
“Alhamdulillah,
seluruh jamaah telah tiba kembali dari Tanah Suci. Ini adalah anugerah yang
patut disyukuri, karena mereka telah menyempurnakan rukun Islam kelima,”
ujarnya.
Maulidiyah berharap
seluruh jamaah menjadi haji yang mabrur dan dapat menjadi teladan bagi keluarga
serta masyarakat di sekitarnya.
“Keluarga sudah
menunggu di rumah. Semoga ibadah yang mereka lakukan bisa menjadi panutan dan
membawa dampak positif di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi
peran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Berau yang telah mendampingi dan
memfasilitasi jamaah selama proses pelaksanaan ibadah haji.
Sementara itu, Kepala
Kemenag Berau, Kabul Budiono, dalam laporannya menyebutkan jumlah total jamaah
haji Kabupaten Berau tahun 1446 H sebanyak 156 orang, terdiri dari 152 jamaah
reguler dan 4 petugas haji, termasuk ketua kloter dan pendamping.
“Sebagian besar
jamaah tergabung dalam Kloter 4 Embarkasi Balikpapan dan telah mendarat di
Bandara Kualanamu sebelum akhirnya tiba di Kalimarau,” jelas Kabul.
Namun, kabar duka
menyelimuti kepulangan jamaah Berau tahun ini. Seorang jamaah atas nama Ibu
Nurhani binti Simin Abdulah meninggal dunia di Rumah Sakit Kualanamu akibat
kondisi kesehatan yang menurun.
“Almarhumah telah disemayamkan di rumah duka. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Meski demikian, seluruh rangkaian ibadah haji telah dilaksanakan secara sempurna oleh jamaah yang lain,” ungkap Kabul.
Ia menambahkan, para
jamaah kini telah kembali ke Berau dengan selamat dan diharapkan mampu menjadi
suri teladan dalam kehidupan beragama dan sosial di masyarakat. (sep/FN)